Who We Are

Asyki adalah pelopor asuransi Mikro Syariah di Indonesia

Mission & Values

Menjadi Asuransi yang terus tumbuh bersama ummat

Our History

Asyki sudah beroperasi sejak tahun 2015

Dibangun oleh para penggiat dan praktisi  Ekonomi Syariah dan Keuangan Mikro Syariah

PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia didirikan oleh para penggiat dan praktisi Ekonomi dan Keuangan Mikro Syariah yang sejak awal memiliki kepedulian dan perhatian untuk membangun kemandirian dan mengembangkan kesejahteraan ekonomi masyarakat terutama keluarga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah atau masyarakat berpenghasilan rendah (low income people) melalui Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) dan Asuransi Syariah.

PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia memiliki latar belakang bahwa manusia dalam kehidupannya tidak dapat terhindar dari musibah, namun sebagai makhluk sosial ketika terjadi musibah diwajibkan untuk tolong menolong dan membantu satu sama lain. Asuransi Syariah memiliki fungsi utama sebagai operator dalam berbagi risiko diantara para peserta atau pemegang polis apabila suatu musibah terjadi. Konsep Dasar Asuransi Syariah adalah tolong-menolonglah kamu sekalian dalam Kebaikan dan Taqwa. Prinsip ini menjadikan peserta asuransi sebagai sebuah keluarga besar yang satu dengan lainnya saling tolong dan bantu. Oleh karena itu PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia hadir menjadi bagian dalam berta’awun dan berbagi keberkahan bersama ummat.

PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia juga memiliki konsep dan filosofi Ta’awun dimana konsep Ta’awun dalam Al-Qur’an telah dijelaskan. Manusia sebagai makhluk individu sekaligus sebagai makhluk sosial merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Mereka harus menyadari bahwa kehidupannya baru memiliki makna atau arti, jika manusia terlibat dalam hubungan atau interaksi sosial yang didasai dengan sikap tolong menolong di antara komunitas masyarakat yang bersifat pluralistis atau majemuk.

Dalam kata lain, tanpa orang lain atau hidup bermasyarakat, seseorang tidak berarti dan tidak berbuat apa-apa. Ketika manusia mempertahankan hidup dan mengejar kehidupan yang lebih baik, maka mustahil seseorang bekerja sendiri tanpa bantuan dan pertolongan orang lain. Olehnya itu, Islam menganjurkan kepada penganutnya agar memiliki sikap saling tolong menolong dan bantu membantu dalam menjalani kehidupannya.sikap ini akan berjalan dengan baik jika di antara mereka terjadi komunikasi atau memahami hal tersebut. Karena kepentingan manusia selalu berkaitan dengan manusia lainnya.

Dalam Alquran, Allah swt. telah memerintahkan kepada umat Islam agar selalu bersatu dan saling tolong menolong demi kokohnya dan kejayaan umat Islam. Jika hal ini terjadi, maka umat Islam akan beribawa, disenangi, dan dihormati oleh golongan lain yang berada di luar Islam.

Visi
Menjadi Asuransi Jiwa Syariah yang Terpercaya dan Terus Tumbuh bersama Ummat

Misi
1- Memberikan layanan asuransi syariah yang excellent berbasis digital
2- Menjalankan tata kelola perusahan yang prudent dan akuntabel
3- Menciptakan ekosistem berbasis ta’awun

CORE VALUE

Selaras dengan pemahaman yang dijelaskan diatas, berikut empat core value yang menjadi prinsip utama dalam proses pelayanan terhadap peserta.

PROGRAM ASYKI

‘Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa, dan janganlah kamu tolong menolonga dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah amat berat siksaannya’. QS. al-Maidah (5): 2
  • Asuransi Jiwa
  • Asuransi Kesehatan
  • Asuransi Mikro
Asuransi yang menjaga Anda dengan memberikan perlindungan dari risiko cedera yang disebabkan oleh beberapa faktor.
Rincian Program
Asuransi yang memberikan perlindungan medis yang disebabkan oleh beberapa faktor.
Rincian Program
Asuransi yang menjaga usaha mikro dengan berbagai manfaat perlindungan yang membuat Anda lebih tenang dalam menjalani aktivitas dan roda usaha.
Rincian Program

Sederhana

Produk asuransi dengan proses administrasi yang sederhana dan mudah dipaham.

Mudah

Produk asuransi dapat diperoleh dan tersedia di lingkungan masyarakat dengan mudah.

Ekonomis

Kontribusi yang ditetapkan sangat terjangkau dengan manfaat asuransi yang optimal.

Segera

Proses penyelesaian klaim asuransi dilakukan dengan cepat dan mudah.

Sikap saling  tolong menolong meningkatkan ketakwaan.

Dengan menyimat ayat di atas, maka dapat dipahami bahwa sikap saling tolong menolong yang bersikap kebaikan adalah suatu upaya meningkatkan ketakwaan kepada Allah Allah swt. sikap tersebut tidak hanya terdapat pada persoalan yang bersifat material, tetapi terdapat pula pada persoalan yang bersifat non-material. Misalnya, orang yang sedang mengalami kerisauan dan kesusahan. Dalam konteks ini, pertolongan yang dapat kita berikan adalah pertolongan yang bersifat non-material. Yang dimaksud di sisi adalah memberikan nasehat dan motivasi dalam rangka menghibur atau menggembirakan hatinya. Akibatnya, kerisauan dan kesusahann yang dialaminya akan berganti dengan kegembiraan.

Namun pada ayat itu, pertolongan yang dimaksud adalah pertolongan yang bersifat non-material. Dalam pandangan penulis, pertolongan yang dalam bentuk demikian, dapat diistilahkan dengan dakwah. Yakni pertolongan dengan mengajak manusia untuk melakukan kebaikan atau menurut istilah ayat tersebut adalah al-birr dan al-taqwa.

Berangkat dari ayat itu juga, maka dapat dikatakan bahwa pelaku atau orang yang dapat melakukan pertolongan tidak terbatas pada orang-orang tertentu, terutama pada pertolongan yang bersifat non-material. Kecuali pada pertolongan yang bersifat material, maka orang yang dapat melakukannya hanyalah orang yang memiliki materi. Misalnya, orang kaya membantu saudaranya yang miskin dan sebagainya.

Dalam konteks kehidupan masyarakat, (baca Indonesia) sikap ini telah menjadi budaya bangsa yang dikenal dengan istilah “gotong royong”. Budaya ini telah diperaktekkan secara turun temurun sejak nenek moyang bangsa Indonesia hingga generasi abad ini. Tetapi bentuk bantuannya berbeda-beda sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang dihadapinya. Di kota misalnya, bantuan atau pertolongan yang diberikan lebih banyak bersifat materi. Sedangkan masyarakat pedesaan, bantuan atau pertolongan yang diberikan lebih banyak bersifat non-materi berupa tenaga atau semacamnya.

Oleh karena itu, kebiasaan seperti itu hendaknya dilestarikan terus menerus kapan dan di manapun kita berada. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang selalu menganjurkan kepada pemeluknya agar saling tolong menolong dan bantu membantu, khususnya sesama umat Islam. Dengan demikian, akan terjadi persatuan dan kesatuan yang kokoh serta persaudaraan yang erat di antara umat manusia. Terutama Allah swt. akan menurunkan pertolongannya selama seorang hamba menolong saudaranya.

Hal ini ditegaskan oleh Nabi saw. dalam sabdanya sebagai berikut:

‘Dari Abi Hurairah bahwasanya Rasulullah saw., telah bersabda: “Allah swt. akan menolong seorang hamba selama hamba menolong saudaranya” (HR. Muslim).[16]

Menyimak hadis tersebut, maka dapat dikatakan seorang manusia haruslah menghiasi dirinya dengan sikap tolong menolong. Jika hal tersebut dimiliki setiap manusia, maka Allah swt. akan menolong dan melindungi serta bersamanya.

STRUKTUR ORGANISASI

Image
Name
Position
Short Description
Social Links
KH. Mahmud Ali Zain
FOUNDER & ADVISOR

Pendiri BMT UGT Sidogiri - Pasuruan, Anggota DPD RI (2004 - 2009), Tokoh Pengembang Asuransi Mikro (2017) Versi OJK

Dr. M. Syafii Antonio, M.Ec
FOUNDER & ADVISOR

Doktor, Pakar Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah, Pendiri Tazkia, DPS di beberapa Lembaga Keuangan Syariah dan pengurus di DSN-MUI

Ir. Agus Haryadi, ASAI, AAAIJ, FIIS
FOUNDER & ADVISOR

Pakar Asuransi Syariah di Indonesia yang juga menjabat sebagai DPS di beberapa lembaga keuangan syariah dan pengurus di DSN-MUI Pusat

Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.Sc
FOUNDER & ADVISOR

Cendekiawan Muslim yang dikenal sebagai tokoh penggerak ZISWAF, mantan ketua umum BAZNAS dan Guru Besar di Universitas Ibnu Khaldun

Image
Name
Position
Short Description
Social Links
H.M. Cholis Nafis, Lc, MA, Ph.D
Ketua Dewan Pengawas Syariah

Salah satu pengurus pusat MUI dan pimpinan Ponpes Cendekia Amanah di Depok. Juga menjabat DPS di beberapa Lembaga Keuangan selain di Asyki

H. Abdul Mughni, Lc, MHI
Anggota Dewan Pengawas Syariah

Alumni LIPIA dan menyelesaikan Master Hukum Islam di Universitas Ibnu Khaldun Bogor, juga Imam Besar masjid Andalusia dan anggota DSN-MUI

Image
Name
Position
Short Description
Social Links
Abdul Majid, SHI
Komisaris Utama

Berkipirah sebagai pakar lembaga keuangan mikro selama puluhan tahun, Ketua Pengurus KSPPS BMT UGT Sidogiri, dan Wakil Ketua Inkopsyah

Drs. H.A. Ghoffar Assingapury, MM, AAAIJ
Komisaris Independen

Pengalaman lama di Industri Asuransi, pernah menjabat sebagai Kadiv Syariah pertama di Asuransi Bumiputera

DR. Ahmad Mukhlis Yusuf
Komisaris Independen

Mantan CEO Kantor Berita Antara dan Wakil Sekretaris ICMI, aktif sebagai Professional Coach dan Dosen Program Magister di STEI Tazkia

Image
Name
Position
Short Description
Social Links
Mudzakir, SE, AAAIJ, AIIS, CHRP
Direktur Utama

Praktisi Asuransi Syariah yang berpengalaman lebih dari 25 tahun khususnya pada bidang marketing, bancassurrance, HRD, dan lainnya.

Ilham Wahyudi, S.E.I, M.S.I
Direktur Marketing

Akademisi Ekonomi Syariah, Alumni Ponpes Sidogiri. Meraih gelar sarjana di Tazkia, dan master serta doktoral di UIN Sunan Ampel Surabaya

San Thohari, AAAIJ
Direktur Keuangan

Praktisi Asuransi Syariah berpengalaman lebih dari 25 tahun khususnya pada bidang keuangan dan akuntansi syariah

M. Haffiluddin
Direktur Kepatuhan

Berpengalaman di Asuransi Syariah lebih dari 20 tahun di bidang Quality Management System, Operasional, Manajemen Risiko, Legal & Compliance